bikin bengkeljurnalisme.com
buat komunitas bengkeljurnalisme ahhh semoga bermanfaat
kopdar wongkito - seruit
mantap, rumah kayu … makan2 ahhh sayang mana wewe gombel yah?
ayoo kirim kami peri - peri blogger
iin, don’t cry, kroner bersamamu
barusan baca di kronologger kalo ayahanda iin lagi terbaring sakit, klo nggak salah stroke gituh. sampe iin pengen nangis, gimana yah. aku hanya bisa posting, sambil ngedoain dari jauh, semoga cepat sembuh.
komen bukan sembarang komen
inilah gaya blogger, aneh dan kreatif.
kang kusaeni, yang si fanatik Textpattern bikin cara pencegah spam, mulai dari spam robot sampe spam iseung, maen matematika?
inilah yang saya sebut blogger smart
pkb sedang konflik, web jadi kosong melompong
masang iklan di blog seleb gratis?
ini baru berita keren, maseko nawarin pasang iklan gartis selama bulan mei, wuihh asyiknya. coba gw dapet yah, mana pengunjung blog beliau ini banyaknya bukan main.
siapa lagih yang mau pasang, kunjungi blognya, kirim pesan dan kirim materi iklan ukuran 125 x 125 pixel
visit musi 2008
kunjungan kenegaraan dari istana blogger lampung seruit.com dalam rangka blogger day wongkito, sekalian nonton om enda, dan sambil nyari gadis palembang jahhhhhh …
ayoo visit musi, seru loh, sebelum sampe palembang, silahkan mampir ke lampung, ok!
jalan - jalan ke sungai musi dan blogger day wongkito
rabu malem jam 21.00 saya, redha dan bung sumandj akan berangkat ke palembang dalam rangka mengikuti undangan dari temen-temen komunitas blogger palembang pada acara blogger day.
berangkat menggunakan kereta sriwijaya II kelas bisnis, dengan jadwal keberangkatan sekitar pukul 9 malam dari statsion tanjung karang. rencana hadir satu hari ajah, dan pulang pada malamnya jam 9 juga dari kertapati.
ngapain yah disana? yah minimalnya silaturahmi darat dengan komunitas blogger palembang, dan beberapa blogger lain yang hadir atas undangan wongkito, dan juga ketemu dengan presiden blogger yang direncanakan akan hadir.
selain itu, saya pengen menikmati sore hari di sungai musi yang terkenal itu, da tak kalah menarik tentunya ngacak-ngacak rumah eriek di palembang, tapi katanya orang rumah lagi ke lampung yah riek?
oh lupa, ada agenda resmi juga ding, kunjungan dari komunitas blogger lampung, sekaligus studi banding kegiatan komunitas blogger dan siapa tau pulang dari palembang terinspirasi bikin kegiatan serupa bahkan lebih seru lagi di lampung.
media indonesia versi online copy paste artikel blog
ini membuat saya termenung, kok bisa sih se kaliber media indonesia melakukan copy paste tanpa menyebutkan sumber sama sekali?
asalnya saya kaget dan salut sama sebuah media baru yang dikelola oleh media indonesia (domain induknya) hadir dengan mengangkat lokalitas lampung, namun ketika saya baca beberapa tulisannya kok ada tulisan saya setahun yang lalu di blog wisata lampung.
terus saya baca -baca, eh itu tulisan ternyata di potong sebagian dan di publish dengan keterangan dari berbagai sumber. yg saya bingung, kalo itu tulisan murni media indonesia dan ngambil sumber dari blog gw, kenapa nggak nggak menggunakan bahasa sendiri dan tidak copy paste dan potong sembarangan kayak gini. saya jadi inget tulisan tika yang pernah di copy paste oleh seorang blogger yang katanya beraliran salaf?, tapi itu mah level blogger dan emang dia nggak profesional, tapi ini media indonesia yang punya media group dengan pemilik Surya Paloh?
berikut saya copy paste tulisan asli saya di blog wisata lampung :
Optimisme warga kota Bandar lampung akan kemajuan kota khususnya bidang pariwisata, terkuak dalam Serasehan Pengembangan Batu Putu sebagai kawasan wisata alam pada malam minggu tanggal 10 Juni 2006 yang di fasilitasi oleh Yayasan Wisata Alam Lampung (YAWISAL) di komplek wisata alam Batu Putu, Tanjung Karang Barat Kota Bandar lampung.
Sebagaimana dikemukakan oleh Pemimpin Redaksi Lampung Post Ade Alawi pada acara Serasehan tersebut, Batu Patu memiliki potensi yang belum dimaksimalkan seperti daerah-daerah lain yang sudah lama berkembang dalam hal wisata alamnya. Batu Raden, Kawasan Dago, kawasan Danau Maninjau merupakan daerah yang bias dijadikan contoh dalam hal pengelolaan wisata alam di Indonesia. Bahkan, Batu Putu memiliki keunggulan yang khas dibanding wilayah-wilayah yang dikemukakan diatas seperti pemandangan dari atas areal wisata yang dapat melihat suasana pantai Teluk Lampung, Kota Bandar Lampung, hamparan hijau areal pertanian rakyat dan perbukitan hijau disekitarnya.
Kawasan Batu Putu memang memiliki kelebihan tersendiri, selain potensi yang bisa diberdayakan oleh warga masyarakat sekitar. Suasana perkampungan yang sejuk dan tenang bisa dijadikan alternatif untuk pelepas kepenatan di akhir pekan. Tidak jauh dari kota Tanjung Karang menuju kawasan wisata alam tersebut cukup menempuh waktu ½ jam perjalanan.
Perjalanan melalui jalan aspal yang berkelok-kelok bak melintasi kawasan puncak namun lebih sepi, disepanjang jalan pohon-pohon pisang, manggis, duren berderet menjadi pemandangan yang nyaman. Namun diakui bahwa menikmati kawasan ini lebih asyik ketika saat menjelang senja turun, bahkan untuk bermalam merupakan pilihan yang tepat bagi pengunjung yang ingin menikmati malam indah di puncak Batu Putu.
Pemandangan di malam hari sungguh sangat menyejukan mata, apalagi kita bisa melihat terangnya kota bandar lampung di malam hari. Teluk Lampung pun memiliki keindahan tersendiri jika dilihat dari puncak Batu Putu, kelap-kelip lampu perahu nelayan beserta aktivitasnya menjadi hal yang mengasyikan untuk dinikmati. Hamparan hijau perbukitan tak kalah menarik untuk dinikmati, bersama sepotong singkong bakar dan secangkir kopi terasa nikmat sambil bercengkrama dengan dinginnya malam.
Areal batu Putu pun cocok untuk dijadikan tempat out bond bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin berlibur. Selain kawasannya yang aman, tempatnyapun mudah dijangkau. Sebagain areal wisata pun telah dikelola oleh Yayasan Wisata Alam Lampung (YAWISAL) yang berkerjasama dengan warga masyarakat sekitar yang ikut meramaikan kawasan dengan jajanan khas wisata alam seperti kopi, goreng-gorengan, rokok dan lain-lain. Sarana Penerangan yang telah masuk kawasan ini menjadi penambah daya tarik Batu Putu.
Beberapa hal yang perlu disiapkan untuk menjadikan Batu Putu sebagai kawasan wisata alam yang bisa disejajarkan dengan kawasan Dago di Bandung. Penerangan jalan yang memadai sehingga sepanjang jalan menuju puncak Batu Putu tidak terkesan menyeramkan. Adanya warung-warung kecil milik penduduk sekitar di sepanjang jalan menuju kawasan tersebut bisa membuat pengunjung betah berlama-lama di kawasan tersebut, dan bisa dijadikan sarana pemasaran hasil pertanian rakyat seperti buah manggis, duren, pisang singkong dan sebagainya.
Untuk menjadikan kawasan Batu Putu sebagai pilihan utama para wisatawan khususnya wisatawan domestik, diperlukan promosi untuk memperkenalkannya. Promosi bisa dilakukan baik itu melalui media massa, media televisi, leaflet-leaflet bahkan jika diperlukan dibuat sebuah newsletter khusus yang memuat tempat-tempat wisata dan pendukungnya seperti pasilitas umum dan hotel. Newsletter ini bisa dibagikan secara gratis bagi para penumpang kapal peri, pesawat terbang dan bis-bis travel yang menuju provinsi Lampung sehingga bisa mampir dan menikmati yang akhirnya bisa betah berada di Kota Bandar Lampung
Di usianya yang ke-324 pada bulan Juni 2006 yang lalu, selayaknya Kota Bandar Lampung meningkatkan daya saingnya khususnya di bidang pariwisata, sehingga mampu sejajar dengan kota-kota lain di Indonesia. Warga kota tidak perlu menunggu instruksi maupun rangsangan dari pihak Pemda, karena ketika potensi itu ada maka kesempatan bukan lagi untuk dijadikan wacana tapi untuk segera dijalankan baik dengan ataupun tanpa keterlibatan pemerintah. Warga masyarakat sekitar kawasan berserta pihak-pihak yang memiliki kepedulian akan pengembangan kawasan wisata alam Lampung khususnya Kota Bandar Lampung bahu membahu untuk mewujudkan kawasan wisata alam yang berdaya saing tinggi dan dijadikan pilihan utama untuk melepas penat di akhir pekan.
dari tulisan itu sengaja saya coret yg di potong oleh media indonesia, sumber tulisan itu saya tidak tau apa ngambil dari blog wisata lampunggech.blogspot.com apa dari blog pribadi saya di abahoryza.blogspot.com
dan coba bandingkan dengan tulisan di media tanah air milik media indonesia :
Kota Bandar lampung cukup maju dalam bidang pariwisata, terkuak dalam Serasehan Pengembangan Batu Putu sebagai kawasan wisata alam pada malam minggu tanggal 10 Juni 2006 yang di fasilitasi oleh Yayasan Wisata Alam Lampung (YAWISAL) di komplek wisata alam Batu Putu, Tanjung Karang Barat Kota Bandar lampung.
Batu Patu memiliki potensi yang belum dimaksimalkan seperti daerah-daerah lain yang sudah lama berkembang dalam hal wisata alamnya. Batu Raden, Kawasan Dago, kawasan Danau Maninjau merupakan daerah yang bias dijadikan contoh dalam hal pengelolaan wisata alam di Indonesia. Bahkan, Batu Putu memiliki keunggulan yang khas dibanding wilayah-wilayah yang dikemukakan diatas seperti pemandangan dari atas areal wisata yang dapat melihat suasana pantai Teluk Lampung, Kota Bandar Lampung, hamparan hijau areal pertanian rakyat dan perbukitan hijau disekitarnya.Kawasan Batu Putu memang memiliki kelebihan tersendiri, selain potensi yang bisa diberdayakan oleh warga masyarakat sekitar. Suasana perkampungan yang sejuk dan tenang bisa dijadikan alternatif untuk pelepas kepenatan di akhir pekan. Tidak jauh dari kota Tanjung Karang menuju kawasan wisata alam tersebut cukup menempuh waktu 1 ½ jam perjalanan.
Areal batu Putu pun cocok untuk dijadikan tempat out bond bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin berlibur. Selain kawasannya yang aman, tempatnyapun mudah dijangkau. Sebagain areal wisata pun telah dikelola oleh Yayasan Wisata Alam Lampung (YAWISAL) yang berkerjasama dengan warga masyarakat sekitar yang ikut meramaikan kawasan dengan jajanan khas wisata alam seperti kopi, goreng-gorengan, rokok dan lain-lain. Sarana Penerangan yang telah masuk kawasan ini menjadi penambah daya tarik Batu Putu.
Untuk menjadikan kawasan Batu Putu sebagai pilihan utama para wisatawan domestik dan mancanegara, diperlukan promosi untuk memperkenalkannya. Promosi bisa dilakukan baik itu melalui media massa, media televisi, leaflet-leaflet bahkan jika diperlukan dibuat sebuah newsletter khusus yang memuat tempat-tempat wisata dan pendukungnya seperti pasilitas umum dan hotel. Newsletter ini bisa dibagikan secara gratis bagi para penumpang kapal peri, pesawat terbang dan bis-bis travel yang menuju provinsi Lampung sehingga bisa mampir dan menikmati yang akhirnya bisa betah berada di Kota Bandar Lampung
Di usianya yang ke-324 pada bulan Juni 2006 yang lalu, selayaknya Kota Bandar Lampung meningkatkan daya saingnya khususnya di bidang pariwisata, sehingga mampu sejajar dengan kota-kota lain di Indonesia. Warga masyarakat sekitar kawasan berserta pihak-pihak yang memiliki kepedulian akan pengembangan kawasan wisata alam Lampung khususnya Kota Bandar Lampung bahu membahu untuk mewujudkan kawasan wisata alam yang berdaya saing tinggi dan dijadikan pilihan utama untuk melepas penat di akhir pekan.(rmb/mi/dari berbagai sumber)
ok, coba banding kan dengan yg dilakukan oleh sumber lain yg copy paste dengan mencantumkan sumber, coba ceck di wisata parlemen, kan jadi terlihat profesional dan saya ikut bangga dong, tapi, kalo model kayak gini? gimana dunk???
saya seneng ajah klo misalnya media tersebut jujur dan menyebutkan sumber aselinya, ataupun kalo dia bener2 dari berbagai sumber, saya juga legowo, tapi kalo seluruhnya adalah tulisan saya, dan tulisan iutu diakui tulisan dia yang diolah dari berbagai sumber? dan itu di sebuah media yang komersil?
saya tunggu dech konfirmasi pihak media indonesia di mail saya, atau langsung japri saya.
plis dech media indonesia???
up date : abis baca tulisan den demang tentang media mainstream kutip blog, kalo ngutip mah nggak masalah buat saya, tapi ini copas!!!
gubernur jawa barat, urus tuh jalan!!!
perjalanan 3 hari kemaren menggunakan si gesit irit menyisakan keletihan yang lumayan. perjalan itu melalui 9 ibukota kabupaten di Jawa Barat.
hasil dari perjalanan itu menyisakan sebuah kesimpulan yang sangat menyedihkan, yah ini sangat memalukan. yang mana, di sebuah provinsi yang disana berdiri banyak sekali perguruan tinggi negeri yang sangat terkenal. namun memiliki jalan yang sangat ancur.
jalanan di Jawa Barat
potret kelam jalanan di Jawa Barat sebenernya kisah klasik, namun tak layak untuk diwariskan di masa depan. dan akhirnya menjadi rahasia umum bahwa jalan di Jawa barat berkualitas sangat buruk, yang akhirnya mengakibatkan kemacetan dan roda kehidupan masyarakat terganggu.
mari kita telusuri satu persatu. catatan saya selama perjalanan, dari Jakarta ke Bekasi saya sudah di hadapkan jalan yang berlubang di seluruh badan jalan plus ditambah banjir jadi tambah kayak selokan.
dari bekasi ke karawang pun begitu menyengsarakan pengguna jalanan, sungguh terlalu
tak kalah menyengsarakan, karawang menuju purwakarta ternyata punya banyak jalan yang rusaknya minta ampun.
pulang dari bandung saya coba pake jalan sukabumi, bandung-cianjur-sukabumi ternyata jalan berlubang adalah biasa, rusak kanan-kiri adalah hiasan jalanan yang “indah”.
terakhir di jalan cicurug menuju bogor, wah makin parah. bukan hanya jalan berlubang, namun bergelombang bak tsunami jalanan. ah jadi bete dech
jadi, gubernur ngapain aja sih?pake nyalon lagi? udah dech, betulin dulu tuh jalan!

The article has
no responses yet